<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>CibOT Education and Motivation Sites</title>
	<atom:link href="http://asronie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://asronie.wordpress.com</link>
	<description>... A Little Knowledge Wont Kill U ...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Feb 2010 08:57:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='asronie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>CibOT Education and Motivation Sites</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://asronie.wordpress.com/osd.xml" title="CibOT Education and Motivation Sites" />
	<atom:link rel='hub' href='http://asronie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aku Anak Seorang PSK [ I&#039;m a sex worker child ]</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/aku-anak-seorang-psk/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/aku-anak-seorang-psk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 07:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/aku-anak-seorang-psk/</guid>
		<description><![CDATA[Malam semakin larut. Radio tetangga sebelah yang sepanjang siang sangat keras mendendangkan lagu-lagu dang dhut sudah lama tidak berbunyi. Lorong rumah yang sehari-hari ramai oleh suara tangis anak, jeritan atau tawa mereka ditengah suara keras dari ibu-ibu yang marah sudah lama menghilang. Saat ini hanya sesekali terdengar suara derungan mesin sepeda motor yang melintasi jalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=17&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam semakin larut. Radio tetangga sebelah yang sepanjang siang sangat keras mendendangkan lagu-lagu dang dhut sudah lama tidak berbunyi. Lorong rumah yang sehari-hari ramai oleh suara tangis anak, jeritan atau tawa mereka ditengah suara keras dari ibu-ibu yang marah sudah lama menghilang. Saat ini hanya sesekali terdengar suara derungan mesin sepeda motor yang melintasi jalan depan lorong.</p>
<address>When night became late.  When radio next door no longger on. When house hall crawded by child crying, screaming or laughing in the middel their mothers angry voice that long gone. Now only heard the sound of motorcycle in the front road.</address>
<p>Aku berusaha tidur. Mataku sudah kupejamkan sejak sore, tapi masih belum bisa terlelap juga. Dua adikku sudah sejak tadi tertidur. Bahkan adikku yang paling kecil sudah ngompol sehingga aku harus menggantikan celananya dan membersihkan plastik alas tidur agar air kencing itu tidak mengalir kemana-mana. Rumahku hanyalah sebuah kamar ukuran 3X3 m. Aku tinggal bersama ibu dan kedua adikku yang masih kecil. Dulu sebelum ayah pergi entah kemana, kami harus menempati kamar ini berlima. Kami semua tidur di lantai dengan beralaskan plastik. Tidak ada tempat tidur atau meja. Kalau toh kami punya maka semua itu pasti tidak akan cukup untuk diletakan dalam ruang yang sempit ini. Kami hanya mempunyai satu buah lemari kecil tempat pakaian dan rak tempat aku menyimpan semua buku pelajaran dan alat-alat rumah tangga lain. Tidak jarang bukuku basah kena air yang menetes dari piring yang masih basah. Ibu selalu melarangku untuk meletakan piring yang baru selesai dicuci di luar rumah, sebab kemungkinan besar akan hilang.</p>
<p>I try to sleep.  My eyes was closed since noon, but still can&#8217;t sleep. My 2 brothers alredy sleep. Even my younger brother</p>
<p>Rumah ini sempit dan pengap. Tidak ada jendela. Hanya ada sebuah pintu. Rumahku adalah salah satu dari 5 rumah lain yang berderet. Antar rumah hanya dibatasi oleh sebuah dinding triplek tipis, sehingga apa yang terjadi di sebuah rumah pasti akan didengar dan ketahui oleh tetangga sebelah. Di hadapan rumahku juga ada 5 rumah lain yang berderet. Kami dipisahkan oleh sebuah lorong sempit. Perumahan ini tidak bedanya dengan kandang ayam yang pernah aku lihat di rumah tetangga yang mempunyai banyak ayam jantan. Kurangnya ventilasi dan banyaknya barang yang berjejal dalam rumah membuat rumahku menjadi pengap. Ini juga terjadi pada rumah para tetangga. Semuanya pengap. Bau ompol, asap kompor, pakaian kotor, dan keringat semua bercampur menjadi satu. Apek.</p>
<p>Kulihat jam kecil di atas lemari pakaian sudah menunjukan hampir pukul 2 dini hari. Jam itu merupakan pemberian dari seseorang sebab aku bisa menggambar dengan bagus. Katanya aku mempunyai bakat menggambar. Padahal menurutku gambaranku biasa saja. Mungkin orang itu ingin memberi tapi menggunakan cara lomba. Ah terserahlah! Yang penting aku mempunyai jam, sehingga bisa tahu waktu. Biasanya jam segini ibu pulang. Aku kadang terbangun ketika ibu membuka pintu yang tidak terkunci. Kadang wajah ibu tampak tersenyum melihat kami tidur berdesakan diantara lemari dan peralatan dapur. Tapi tidak jarang juga wajah ibu terlihat lelah dan suntuk. Ibu memang bekerja malam hari. Dia berangkat ketika adzan mahgrib di mushola sebelah mulai berkumandang. Aku tidak tahu apa pekerjaan ibu yang sesungguhnya. Jika aku bertanya apa yang dilakukan ibu pada malam hari, dia tidak pernah menjawab dengan memuaskan. Ibu hanya mengatakan bahwa dia bekerja untuk menghidupi kami. Tidak perlu tanya apa pekerjaannya! Bagi ibu yang penting ada uang untuk bertahan hidup. Aku tidak berani bertanya lagi. Aku akan melanjutkan bermain atau belajar. Tetapi sudah sering kudengar dari para tetangga bahwa ibuku bekerja sebagai pekerja seks di tepi jalan. Katanya pernah ada tetangga yang melihat ibu sedang berdiri di tepi jalan bersama dengan pekerja seks yang lain.</p>
<p>Pekerjaan ibu ini membuat banyak tetangga mencibirkan bibir melihat keluarga kami. Kadang kalau adikku bertengkar dengan anak tetangga, maka orang tuanya marah dan mengatakan, “pantas saja anak ini nakal sebab ibunya adalah seorang pelacur.” Atau kalimat pedas lainnya. Kenakalan adikku atau kenakalanku selalu dikaitkan dengan pekerjaan ibu sebagai seorang pelacur. Aku sakit hati kalau mendengar perkataan itu, tapi aku tidak bisa membela diri. Kadang aku bertengkar dengan anak tetangga bukan akibat kesalahanku, tapi mereka selalu menyalahkan aku, sebab aku anak seorang pelacur. Apakah seorang anak pelacur selalu salah? Apakah aku tidak bisa menjadi diriku sendiri tanpa harus dikaitkan dengan pekerjaan ibu? Apakah akibat ibu bekerja sebagai pekerja seks maka aku dan adikku menjadi nakal? Apakah kalau orang tuanya bekerja sebagai buruh anaknya tidak akan nakal? Masih banyak pertanyaan yang tidak mampu kujawab dalam usiaku saat ini.</p>
<p>Aku jarang bertemu dengan ibu, sebab ketika ibu di rumah aku dan adikku sekolah. Siang hari kebanyakan ibu tidur, sebab kecapekan kerja malam dan mempersiapkan makanan untuk hari ini. Aku tidak mau mengganggu jika ibu sedang tidur. Aku sering membayangkan belajar malam hari dibantu oleh ibu. Aku ingin bermain seperti teman-teman yang lain tanpa harus diganggu oleh adikku yang paling kecil. Saat ini aku tidak bebas bermain sebab harus mengasuh dan merawat adikku yang baru berusia 3 tahun. Kata ibu aku sudah besar maka harus bertanggungjawab terhadap isi rumah termasuk menjaga adik-adikku. Kadang aku jengkel dengan situasi hidup ini. Jika sudah demikian maka aku akan menyalahkan bapakku yang pergi begitu saja. Pergi meninggalkan kami dalam keadaan miskin sehingga hanya menjadi bahan ejekan para tetangga.</p>
<p>Aku benci pada bapakku, tapi sering kali aku juga merindukan kehadirannya. Bapak dulu bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik. Kehidupan kami tidak seburuk seperti saat ini. Meski rumah kami tetap kontrakan seperti ini, tapi tidak ada tetangga yang mengejekku. Aku masih mempunyai harga diri. Aku bisa bermain dan belajar dengan tenang, sebab ada ibu yang menjaga adik. Kalau aku bertengkar dengan anak tetangga masih ada bapak yang membelaku. Tapi kini semua itu sudah berlalu. Sejak di PHK bapak tampak kalut. Dia suka mabuk dan main judi dengan harapan akan menang besar. Kadang bapak menang judi, tapi uang itu akan cepat habis di meja judi lagi. Akhirnya ibu dan bapak sering bertengkar. Hingga suatu saat bapak pergi dan tidak kembali lagi. Kepergiaan bapak menjadi bahan gunjingan para tetangga. Semua tetangga menyalahkan ibu yang suka marah. Apalagi setelah ibu menjadi pekerja seks, maka semua tetangga semakin menyalahkan ibu sebagai perempuan nakal. Perempuan yang tidak baik, sehingga ditinggalkan bapak. Padahal bagiku bapaklah yang salah. Ibu menjadi pekerja seks sebab dia tidak mempunyai apa-apa. Dia tidak mempunyai ijasah atau ketrampilan yang bisa digunakan untuk mencari uang. Aku yakin menjadi seorang pekerja seks bukan pilihan ibu, tapi sebuah keterpaksaan. Jika ada pilihan pekerjaan lain, aku yakin ibu pasti akan meninggalkan pekerjaan itu.</p>
<p>Dulu pernah ibu diberi modal oleh seseorang untuk membuat kue. Tapi hasil jualan tidak cukup untuk hidup. Untuk makan kami bertiga dan biaya sekolah. Apalagi bila kue itu tidak laku, maka ibu tidak mempunyai uang sama sekali. Hal ini sering terjadi. Pernah ada orang mengatakan ibu kurang bersemangat berjualan dan hanya mencari enaknya saja. Aku tidak setuju pendapat ini! Aku lihat sendiri ibu selalu bangun pada dini hari lalu membuat kue dan memasarkan di pasar yang tidak terlalu jauh dari rumah kami. Siang hari baru ibu pulang dengan membawa bahan untuk membuat kue dan bahan makan kami. Pekerjaan ibu belum selesai. Sore hari ibu mulai membuat kue sampai malam, sehingga esok pagi tinggal menggoreng. Maka tidak jarang ibu mengeluh sangat capek sekali. Tapi perjuangan ibu untuk menghidupi kami bertiga masih tidak dihargai oleh tetangga. Mereka masih mencap bahwa ibu seorang pemalas yang hanya ingin hidup enak tanpa berjuang.</p>
<p>Aku bangga dan sangat mencintai ibu, meski ibu bekerja sebagai pekerja seks. Tanpa ibu aku dan kedua adikku sudah lama kelaparan. Siapa yang akan peduli dengan kami? Para tetangga yang mencela pekerjaan ibu pun tidak pernah memberi kami barang semangkuk sayur, meski mereka melihat kami hanya makan nasi dan kerupuk. Mereka memang hanya mencela saja, tapi tidak peduli dengan kami. Oleh karena itu ibu sering menasehati agar aku tidak perlu mendengarkan omongan para tetangga, sebab mereka hanya bisa berbicara dan mencela.</p>
<p>Jam sudah menunjukan hampir pukul 3 dini hari. Pintu rumah berderit pelan. Kulihat ibu masuk dengan berhati-hati agar tidak membangunkan kami. Ibu tersenyum ketika melihat aku memandangnya. Ibu keluar lagi ke kamar mandi. Tidak lama ibu sudah tidur disisiku. Aku peluk ibu dengan penuh kasih. Bau wangi parfum yang menyengat masih melekat bercampur bau rokok. Aku tidak peduli. Dia adalah ibuku meski seorang pekerja seks.</p>
<p>Disalin dari renungan Romo Gani oleh Andaka</p>
<br />Posted in Motivation Tagged: Motivation <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=17&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/aku-anak-seorang-psk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ajalmu Belum Tiba</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/ajalmu-belum-tiba/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/ajalmu-belum-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:29:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Funny]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang yang sedang menjelajah di pedalaman Amazon, tiba-tiba dikepung sekelompok primitif yang haus darah. &#8220;Oh.. Tuhan, matilah aku&#8230;&#8221;gumamnya. Tiba-tiba dari langit diatasnya ada kilatan cahaya dan terdengar suara menggema. &#8220;Tidak anakku &#8230;, ajalmu belum tiba. Ambillah batu di dekat kakimu itu dan pukulkan ke kepala pemimpin mereka yang berdiri tepat di depanmu&#8221;. Si penjelajah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=14&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang yang sedang menjelajah di pedalaman Amazon, tiba-tiba dikepung sekelompok primitif yang haus darah. </p>
<p>&#8220;Oh.. Tuhan, matilah aku&#8230;&#8221;gumamnya. Tiba-tiba dari langit diatasnya ada kilatan cahaya dan terdengar suara menggema. &#8220;Tidak anakku &#8230;, ajalmu belum tiba. Ambillah batu di dekat kakimu itu dan pukulkan ke kepala pemimpin mereka yang berdiri tepat di depanmu&#8221;. </p>
<p>Si penjelajah itu pun mengambil batu dan menyerang pemimpin sekuat tenaga&#8230; dan si pemimpin itu mati seketika. Dia berdiri di atas mayat pemimpin, seketika saja 100 orang primitif mengepungnya dengan muka marah karena pemimpinnya terbunuh. </p>
<p>Kilatan dari langit muncul lagi dengan suara menggema,<br />
&#8220;Sekarang&#8230;..baru ajalmu tiba anakku&#8230;.&#8221;</p>
<br />Posted in Motivation Tagged: Funny, Motivation <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=14&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/ajalmu-belum-tiba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>57 cent yang tak ternilai</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/57-cent-yang-tak-ternilai/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/57-cent-yang-tak-ternilai/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:26:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak didekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar,ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja tersebut karena &#8220;sudah terlalu penuh&#8221;. Seorang pastur lewat didekatnya dan menanyakan kenapa si gadis kecil itu menangis ? &#8220;Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu&#8221; kata si gadis kecil. Melihat penampilan gadis kecil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=12&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang anak gadis kecil sedang berdiri terisak didekat pintu masuk sebuah gereja yang tidak terlalu besar,ia baru saja tidak diperkenankan masuk ke gereja tersebut karena &#8220;sudah terlalu penuh&#8221;.</p>
<p>Seorang pastur lewat didekatnya dan menanyakan kenapa si gadis kecil itu menangis ? &#8220;Saya tidak dapat ke Sekolah Minggu&#8221; kata si gadis kecil. Melihat penampilan gadis kecil itu yang acak acakan dan tidak terurus, sang pastur segera mengerti dan bisa menduga sebabnya si gadis kecil tadi tidak disambut masuk ke Sekolah Minggu. Segera dituntunnya si gadis kecil itu masuk ke ruangan Sekolah Minggu di dalam gereja dan ia mencarikan tempat duduk yang masih kosong untuk si gadis kecil.</p>
<p>Sang gadis kecil ini begitu mendalam tergugah perasaannya, sehingga pada waktu sebelum tidur di malam itu, ia sempat memikirkan anak anak lain yang senasib dengan dirinya yang seolah olah tidak mempunyai tempat untuk memuliakan Jesus.</p>
<p>Ketika ia menceritakan hal ini kepada orang tuanya, yang kebetulan merupakan orang tak berpunya, sang ibu menghiburnya bahwa si gadis masih beruntung mendapatkan pertolongan dari seorang pastur. Sejak saat itu,si gadis kecil &#8220;berkawan&#8221; dengan sang pastur.</p>
<p>Dua tahun kemudian, si gadis kecil meninggal di tempat tinggalnya di daerah kumuh,dan sang orang tuanya meminta bantuan dari si pastur yang baik hati untuk prosesi pemakaman yang sangat sangat sederhana. Saat pemakaman selesai dan ruang tidur si gadis dirapihkan, sebuah dompet usang, kumal dan sobek sobek ditemukan, tampak sekali bahwa dompet itu adalah dompet yang mungkin ditemukan oleh si gadis kecil dari tempat sampah. Di dalamnya ditemukan uang receh sejumlah 57 cents dan secarik kertas bertuliskan tangan, yang jelas kelihatan ditulis oleh seorang anak kecil yang isinya : &#8220;Uang ini untuk membantu pembangunan gereja kecil agar gereja tersebut bisa diperluas sehingga lebih banyak anak anak bisa menghadiri ke Sekolah Minggu&#8221;</p>
<p>Rupanya selama 2 tahun, sejak ia tidak dapat masuk ke gereja itu, si gadis kecil ini mengumpulkan dan menabungkan uangnya sampai terkumpul sejumlah 57 cents untuk maksud yang sangat mulia.</p>
<p>Ketika sang pastur membaca catatan kecil ini, matanya sembab dan ia sadar apa yang harus diperbuatnya. Dengan berbekal dompet tua dan catatan kecil ini, sang pastur segera memotivasi para pengurus dan jemaat gerejanya untuk meneruskan maksud mulia si gadis kecil ini untuk memperbesar bangunan gereja.</p>
<p>Namun ceritanya tidak berakhir sampai disini. Suatu perusahaan koran yang besar mengetahui berita ini dan mempublikasikannya terus menerus. Sampai akhirnya seorang pengembang membaca berita ini dan ia segera menawarkan suatu lokasi yang berada didekat gereja kecil itu dengan harga 57 cents, setelah para pengurus gereja menyatakan bahwa mereka tak mungkin sanggup membayar lokasi sebesar dan sebaik itu.</p>
<p>Para anggota jemaat pun dengan sukarela memberikan donasi dan melakukan pemberitaan, akhirnya bola salju yang dimulai oleh sang gadis kecil ini bergulir dan dalam 5 tahun, berhasil mengumpulkan dana sebesar 250.000 dollar, suatu jumlah yang fantastik pada saat itu (pada pergantian abad jumlah ini dapat membeli emas seberat 1 ton).</p>
<p>Inilah hasil nyata cinta kasih dari seorang gadis kecil yang miskin, kurang terawat dan kurang makan,namun perduli pada sesama yang menderita. Tanpa pamrih, tanpa pretensi.</p>
<p>Saat ini,jika anda berada di Philadelphia,lihatlah Temple Baptist Church, dengan kapasitas duduk untuk 3300 orang dan Temple University, tempat beribu ribu murid belajar. Lihat juga Good Samaritan Hospital dan sebuah bangunan special untuk Sekolah Minggu yang lengkap dengan beratus ratus(yah,beratus ratus)pengajarnya, semuanya itu untuk memastikan jangan sampai ada satu anak pun yang tidak mendapat tempat di Sekolah MInggu.</p>
<p>Di dalam salah satu ruangan bangunan ini,tampak foto si gadis kecil, yang dengan tabungannya sebesar 57 cents namun dikumpulkan berdasarkan rasa cinta kasih sesama, yang telah membuat sejarah. Tampak pula berjajar rapi foto sang pastur yang baik hati yang telah mengulurkan tangan kepada si gadis keci miskin itu, yaitu pastor DR.Russel H.Conwell penulis buku &#8220;Acres of Diamonds&#8221; &#8212;<br />
a true story.</p>
<p>Kenyataan sejarah yang collosal ini bisa memberikan petunjuk kepada kita semua apa yang dapat DIA lakukan terhadap uang 57 cents.</p>
<br />Posted in Motivation Tagged: Motivation <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=12&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/57-cent-yang-tak-ternilai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>9 Hal Yang Perlu Dikuasai Dalam Berbisnis</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/9-hal-yang-perlu-dikuasai-dalam-berbisnis/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/9-hal-yang-perlu-dikuasai-dalam-berbisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:25:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[9 Hal Yg Harus Dikuasai Dalam Berbisnis Saya sangat suka dengan definisi Brad Sugars mengenai bisnis, yaitu: bisnis adalah suatu usaha komersial yang menguntungkan dan berjalan tanpa keterlibatan anda. Untuk mencapai kondisi itu tentunya ada caranya. Ada ilmunya. Ada tahapannya. Menurut Brad Sugars, ada 6 tahap dalam membangun dan mengembangkan bisnis: Mastery, Niche, Leverage, Niche, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=10&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>9 Hal Yg Harus Dikuasai Dalam Berbisnis </p>
<p>Saya sangat suka dengan definisi Brad Sugars mengenai bisnis, yaitu: bisnis adalah suatu usaha komersial yang menguntungkan dan berjalan tanpa keterlibatan anda.<br />
Untuk mencapai kondisi itu tentunya ada caranya. Ada ilmunya. Ada tahapannya. Menurut Brad Sugars, ada 6 tahap dalam membangun dan mengembangkan bisnis: Mastery,  Niche, Leverage, Niche, Result<br />
Saya akan coba bahas mengenai tahap yang pertama. Mastery &#8211; adalah tahap awal dalam mengembangkan bisnis. Bagaimana bisnis itu bisa menghasilkan profit secara produktif berdasarkan informasi yang cukup untuk pengambilan keputusan.<br />
Apa saja yang harus di-mastery (dikuasai)?<br />
1.	Uang, atau cashflow. Yaitu bagaimana kita menguasai data keuangan historis dan bagaimana dengan data itu kita bisa melakukan sesuatu di masa depan. Cashflow is king. Dengan cashflow itu kita mau buat apa? Jangan terpaku pada mengejar profit di kertas, tapi uangnya nggak ada di tangan. Anda harus kuasai ini. Ini adalah pondasi bisnis anda. Dengan cashflow yang kuat, apa pun bisa anda lakukan.<br />
2.	Target break even atau titik impas. Berapa banyak produk yang harus dijual, atau berapa banyak pelanggan, atau berapa rupiah penjualan per hari yang dibutuhkan untuk mencapai target titik impas itu. Kalau anda nggak tahu ini, bisa bahaya&#8230; Misalnya, sewa tempat, biaya, plus gaji karyawan per bulan adalah 3 juta, artinya biaya anda adalah 100 ribu per hari, berarti keuntungan yang harus diperoleh adalah minimal 100 ribu per hari. As simple as that.<br />
3.	Profit margin atau marjin keuntungan. Harus ditarget atau dibuat budgetnya, berapa profit margin yang harus didapat per hari untuk mencapai target yang diinginkan. Harus jelas berapa persentasenya atau nilai nominalnya. Mengutak-atik hitungan margin ini merupakan keasyikan tersendiri bagi saya. Inilah salah satu permainan bisnis yang menggairahkan.<br />
4.	Reporting atau pelaporan. Anda harus tahu angka-angka vital dalam bisnis anda per hari, per minggu, per bulan sehingga anda bisa membuat keputusan berdasarkan ini di masa depan. Berapa produk terjual hari ini, berapa marginnya, berapa jumlah transaksi hari ini, berapa prospek yang masuk ke dalam toko, dan sebagainya. Anda harus tahu ini.<br />
5.	Test and Measure atau uji ukur. Apa pun yang anda lakukan harus diuji dan diukur hasilnya. Jangan pernah melakukan sesuatu tanpa diukur tingkat keberhasilannya. Buat indikator kinerja kunci, yaitu apa saja indikator-indikator di bisnis anda yang merupakan kunci atau penentu vital. Harus anda identifikasi faktor-faktor ini. Misalnya anda buat brosur. Berapa biayanya? Bagaimana hasilnya? Untung atau rugi? Kalau untung, lanjutkan. Kalau rugi, diubah, diperbaiki atau dihentikan.<br />
6.	Delivery. Delivery juga saya artikan memberikan apa yang anda janjikan. Kalau anda sudah terima uangnya, ya anda harus berikan barangnya sesuai yang anda janjikan mencakup jumlah, kualitas dan waktu pengirimannya. Jangan berusaha menjanjikan yang hebat atau superior. Lebih baik yang biasa-biasa saja tapi konsisten. Berusahalah menutupi setiap lubang kelemahan yang ada. Sedikit demi sedikit.<br />
7.	Time. Kuasailah waktu. Produktivitas anda, bisnis anda, organisasi anda sangat tergantung kepada kemampuan anda menguasai waktu. Banyak teori mengenai penguasaan waktu ini, misalnya teori pareto (prinsip 80/20) atau the power of least effort.<br />
8.	Goal atau tujuan. Tujuan itu harus jelas dan disampaikan kepada organisasi kita. Tujuan itulah sebagai penunjuk arah bagi orang-orang yang mengikuti di belakang kita. Dari mana kita melangkah dan sampai di mana kita nanti, harus jelas dimengerti oleh mereka.<br />
9.	Self mastery. Menguasai diri sendiri, atau pengendalian diri. Ini menyangkut disiplin. Ini menyangkut fokus. Ini adalah harga yang harus anda bayar untuk mencapai kesuksesan.<br />
Saya sendiri masih terus belajar dan mempraktekkan ilmu dari guru small business ini. Ilmunya banyak yang masuk akal buat saya. Cocok dengan kondisi bisnis yang saya jalankan saat ini. Mudah-mudahan cocok juga untuk bisnis anda.<br />
Salam,<br />
Roni,<br />
www.roniyuzirman.blogspot.com<br />
Dari Milis Entrepreneur University</p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=10&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/9-hal-yang-perlu-dikuasai-dalam-berbisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>6 Kunci Kepemimpinan Dalam Berbisnis</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/6-kunci-kepemimpinan-dalam-berbisnis/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/6-kunci-kepemimpinan-dalam-berbisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[6 Kunci Kepemimpinan dalam berbisnis Tidak sekedar mengagumi orang-orang sukses, tetapi kita juga harus belajar untuk melakukan apa yang mereka lakukan, dengan kata lain, menggunakan falsafahnya untuk membangun bisnis kita sendiri. Ada enam hal penting yang perlu kita perhatikan bila kita ingin sukses dalam memimpin sebuah perusahaan. Pertama, control your destiny or someone will. Intinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=8&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>6 Kunci Kepemimpinan dalam berbisnis</p>
<p>Tidak sekedar mengagumi orang-orang sukses, tetapi kita juga harus belajar untuk melakukan apa yang mereka lakukan, dengan kata lain, menggunakan falsafahnya untuk membangun bisnis kita sendiri. Ada enam hal penting yang perlu kita perhatikan bila kita ingin sukses dalam memimpin sebuah perusahaan.</p>
<p>Pertama, control your destiny or someone will. Intinya adalah kalau Anda tidak dapat mengontrol tujuan hidup Anda sendiri, maka orang lain lah yang akan mengontrol Anda. Artinya, Anda perlu kemauan untuk sukses, untuk maju, tahu apa yang menjadi cita-cita Anda dan berjuang sendiri ke sana. Karena kalau tidak, hidup Anda akan ditentukan oleh orang lain.</p>
<p>Kedua, face reality as it is. Not as it was or as you wish it were. Kita harus mau menghadapi kenyataan seperti apa adanya. Bukan seperti apa yang kita harapkan atau bukan seperti yang kita bayangkan di masa yang lalu. Sekarang adalah sekarang, kemarin adalah kemarin. Jangan terus menerus membanggakan kesuksesan yang sudah lalu ataupun menyalahkan keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan anda. Anda tidak bisa bilang bahwa kalau ayah Anda seorang menteri, kalau saja saya dapat fasilitas dan sebagainya. Tidak ada kata kalau saja, yang penting kenyataan hari ini apa. Itu yang perlu kita hadapi. Semua output yang muncul adalah hasil dari reaksi anda atas keadaan ini.</p>
<p>Ketiga, be candid with everyone. Kita harus jujur kepada semua orang. Kita harus mau terbuka kepada semua orang. Kalau karyawan kita jelek, katakanlah jelek. Kalau ia baik pujilah dia dan berilah motivasi untuk menjadi lebih baik.</p>
<p>Keempat, don&#8217;t manage lead. Jangan menyuruh orang saja, tetapi pimpinlah orang untuk mencari solusi dan jalan terbaik. Karena kalau Anda masih saja berpikir tentang hal-hal yang kecil, maka Anda tidak akan pernah maju untuk berpikir tentang hal-hal yang besar untuk bisnis Anda.</p>
<p>Berikutnya, kelima adalah changes before you have to. Berubahlah sekarang sebelum Anda terpaksa berubah. Kalau Anda lihat, sebuah perubahan yang dilakukan karena terpaksa hasilnya tidak akan pernah maksimal. Tetapi kalau perubahan itu kita lakukan karena kita ingin atau menjadi lebih baik, biasanya hasilnya jauh lebih maksimal. Karena itu anda harus berubah dan siap berubah setiap saat, bukan hanya saat anda terpaksa berubah karena tuntutan keadaan.</p>
<p>Keenam, if you don&#8217;t have a competitive advantage, don&#8217;t compete. Artinya, kalau Anda tidak punya kelebihan di banding orang lain di bidang itu, maka jangan pernah bersaing. Anda harus punya kelebihan secara apapun, baik secara sifat Anda me-manage, cara mengelola bisnis dan lain-lain. Anda harus lebih dari orang lain. Barulah Anda bisa berkompetisi dan bersaing dengan orang lain. Kalau Anda tidak mempunyai kelebihan dari saingan anda, lebih baik mundur dari bidang itu dan mencari bidang yang lebih anda kuasai.</p>
<p>									        Salam sukses.!!!</p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=8&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/6-kunci-kepemimpinan-dalam-berbisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Bola Kehidupan</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/5-bola-kehidupan/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/5-bola-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:22:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan, dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara. Bola-bola tersebut bernama: Pekerjaan,Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit. Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara. Kita akan segera mengerti bahwa ternyata &#8220;Pekerjaan&#8221; hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=6&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bayangkan hidup sebagai suatu permainan ketangkasan, dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara.</p>
<p>Bola-bola tersebut bernama: Pekerjaan,Keluarga, Kesehatan, Teman dan Spirit.</p>
<p>Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.</p>
<p>Kita akan segera mengerti bahwa ternyata &#8220;Pekerjaan&#8221; hanyalah sebuah bola karet.</p>
<p>Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantul kembali. Tetapi empat bola lainnya yaitu: Keluarga, Kesehatan, Teman, dan Spirit, terbuat dari gelas.</p>
<p>Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka,<br />
tertandai, tergores,rusak atau bahkan hancur berkeping-keping.</p>
<p>Dan ingatlah, mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahaminya benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.</p>
<p>Bagaimana caranya?</p>
<p>1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untu membuat masing-masing diri kita special.</p>
<p>2. Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.</p>
<p>3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di &#8216;masa lampau&#8217; atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.</p>
<p>4. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.</p>
<p>5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.</p>
<p>6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.</p>
<p>7. Jangan berusaha untuk mengunci cinta dalam hidupmu dengan berkata &#8220;tidak mungkin saya temukan&#8221;. Cara tercepat untuk mendapatkan cinta adalah dengan memberinya, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan menggenggamnya sekencang mungkin, dan cara terbaik untuk menjaga agar cinta tetap tumbuh adalah dengan memberinya &#8216;sayap&#8217;.</p>
<p>8. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalah<br />
kebutuhan untuk merasa dihargai.</p>
<p>9. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemanapun tanpa membebani.</p>
<p>Dan akhirnya&#8230;</p>
<p>MASA LALU adalah SEJARAH,</p>
<p>MASA DEPAN merupakan MISTERI, dan SAAT INI adalah KARUNIA.</p>
<p>Itulah kenapa dalam bahasa Inggris, saat ini disebut &#8220;The Present&#8221;.</p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=6&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/5-bola-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 Kata Sukses</title>
		<link>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/3-kata-sukses/</link>
		<comments>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/3-kata-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 03:16:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Achmad Syahronie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://asronie.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[BISNIS WISDOM Tanadi santoso, disiarkan oleh Radio PAS FM. Ada 3 kata kunci untuk SUKSES. 1. Fokus. Kita sering mengerjakan sesuatu, melaksanakan sesuatu, tetapi kita tidak fokus dengan apa yang kita kerjakan. Kita tidak mempunyai ketajaman dalam mengerjakan sesuatu, kita hanya menjadi orang biasa/umum yang bisa melakukan apa saja yang orang orang lain juga bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=4&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BISNIS WISDOM<br />
Tanadi santoso, disiarkan oleh Radio PAS FM.</p>
<p>Ada 3 kata kunci untuk SUKSES.</p>
<p>1.	Fokus.<br />
Kita sering mengerjakan sesuatu, melaksanakan sesuatu, tetapi kita tidak fokus dengan apa yang kita kerjakan. Kita tidak mempunyai ketajaman dalam mengerjakan sesuatu, kita hanya menjadi orang biasa/umum yang bisa melakukan apa saja yang orang orang lain juga bisa melakukannya. Tidak fokus, sehingga kita tidak menjadi ahli. Kalau kita tidak menjadi ahli, kita tidak menjadi luar biasa dalam 1 bidang, maka kita tidak akan menjadi yang terbaik dalam bidang itu. Jadi kalau kita ingin sukses, kita harus fokus, agar kita ahli dibidang A, ahli dibidang B, atau ahli dibidang C. Yang penting kita harus benar benar fokus pada sebuah pekerjaan yang kita lakukan dengan lebih baik, lebih luar biasa dibandingkan siapapun diantara teman teman kita.<br />
2.	Disiplin<br />
Ini yang sering gugur diantara teman teman kita yang asalnya sudah pandai tetapi dia tidak punya disiplin untuk mau merapikan dirinya, mau berusaha keras untuk mau mengatur kebiasaannya, sehingga dia bisa menjadi jauh lebih baik dari pada waktu ini. Kita bisa menjadi lebih luar biasa lagi dengan apa yang kita lakukan. Disiplin adalah sebuah kebiasaan, adalah sebuah “habit forming” atau “kebiasaan yang terbentuk”. Kalo kita sudah membiasakan diri untuk berdisiplin dengan apa yang kita lakukan, maka kita akan menjadi orang yang lebih baik.<br />
3.	Action<br />
Sering kita melihat orang yang berkeingingan untuk melakukan sesuatu, yang ber cita cita untuk melakukan sesuatu, yang mempunyai ambisi untuk melakukan sesuatu, tapi dia tidak mau mengerjakan itu, dia tidak mau menghabiskan waktunya untuk benar benar bekerja, tidak mau menghabiskan waktunya untuk memulai dengan baik. Kita sering menunda apa apa yang akan kita kerjakan, padahal sukses tidak bisa ditunda.</p>
<p>Kalau kita mau sukses, maka ada 3 hal penting yang harus kita lakukan yaitu: Yang pertama kita harus FOKUS, harus DISIPLIN, dan yang paling penting adalah ACTION. Tidak cumin ngomong tok, tapi benar benar mau mengeluarkan seluruh enerjinya untuk melakukan tindakan demi tindakan. Karena kita tidak bisa hidup hanya dari ambisi, hanya dari keinginan, hanya dari harapan, hanya dari mimpi. Mimpi adalah awal segalanya, tapi tanpa adanya sebuah fokus, tanpa adanya disiplin, dan tanpa adanya sebuah action yang berkesinambungan, maka kesuksesan itu adalah hal yang mustahil. Kalau kita mau sukses, kita harus benar benar mau mulai dari saat ini memfokuskan diri tentang apa yang ingin kita sampaikan, apa yang ingin kita capai, dan kita harus mau mempunyai disiplin, mempunyai kebiasaan kebiasaan yang membentuk kesuksesan itu. Dan yang terakhir, selalu mau, selalu selalu mau untuk melakukan acton demi action, setiap langkah lebih dekat, lebih dekat lagi menuju kesuksesan yang kita capai.<br />
	Terimakasih kepada Radio PAS FM, salam hormat kepada bapak Tanadi Santoso dan salam sukses bagi semua siswa Yayasan Pharmasi Semarang.</p>
<br />Posted in Motivation  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/asronie.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/asronie.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=asronie.wordpress.com&amp;blog=2525349&amp;post=4&amp;subd=asronie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://asronie.wordpress.com/2009/03/10/3-kata-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ce0c3f788124849fb50121c3aa82592d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">syahronie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
